Nyidam Sari


“Nyidam Sari” salah satu lagu Jawa yang legendaris. Lagu ini sering diperdengarkan saat ada resepsi pernikahan. Memang lirik lagu ini menggambarkan suasana hati orang yang sedang jatuh cinta.

Sekian lama saya tidak mendengar lagu ini. Ya, lagu ini saya dengar dengan utuh ketika pulang bersama bus Budiman, dan berhenti di “Sari Rasa”  Lagu ini, sangat menentramkan hati saya saat merasa kalut.

Lagu ini, kalau didengarkan mesti saat patah hati saya rasa cukup menyejukkan. Tak hanya itu, saya bisa mengenang bagaimana rasanya ketika jatuh cinta

“NYIDAM SARI”

Umpomo sliramu sekar melati   (Seumpama dikau bunga melati)
Aku kumbang nyidam sari  (Aku si Kumbang Nyidam Sari/Gandrung/Terpesona)
Umpomo sliramu margi wong manis (Seumpama dikau lorong/jalan duhai manis)
Aku kang bakal ngliwati (Aku yang akan melintas)

Sineksen lintange luku semono (disaksikan bintang Waluku)
Janji prasetyaning ati (sumpah janji dari hati yang paling dalam)
Tansah kumantil ing netro rinasa (selalu terasa terbayang)
karasa rasaning ndria (tersasa sampai lubuk hati)

Midero sak jagat royo (walau dikau melanglang buana)
Kalingono wukir lan samudro (dipisahkan Gunung dan Samudra)
Ora ilang memanise aduh (tak kan hilang kenangan manismu)
Dadi ati selawase (melekat dihati selamnya)

Nalika niro ing dalu atiku (Ketika malam menjelang)
Lamlamen sirupo Ayu (teringat dan terbayang sirupa cantik)
Nganti mati ora bakal lali (sampai mati tak akan lupa/hilang dari ingatan)
Lha kae lintange mlaku (lihatlah bintang yang berjalan menjadii saksi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s